Loading...

Tim YLAI

Home / Tim  / Tim YLAI

Fourgelina

Merupakan Manajer Program Yayasan Literasi Anak Indonesia.15 tahun berkecimpung di dunia pendidikan dalam pengembangan kurikulum, program dan managerial membuatnya semakin tertarik untuk terus berkarya di dunia pendidikan dan berkontribusi untuk perkembangan kebahasaan anak-anak di usia SD. Peningkatan minat baca dan keterampilan membaca anak-anak di seluruh pelosok Indonesia merupakan harapan yang diimpikan oleh Fourgelina.


Dimas Aditya Bramanto

Merupakan Manajer Keuangan YLAI. Dalam kesehariaanya, dia juga  menangani urusan yang berkaitan dengan perjanjian dan kepegawaian. Ia berharap agar ia dapat berperan bersama YLAI untuk mendorong pemerataan literasi di seluruh Indonesia.


Anak Agung Eka

Merupakan staff  keuangan di YLAI. Sebelum bergabung dengan YLAI, Agung pernah bekerja di bidang teknologi informasi. Agung Eka berharap agar program literasi dapat berkembang secara merata di seluruh pelosok Indonesia.


Huzer Apriansyah

Merupakan Government School Liason Officer di YLAI. Sebelum bergabung dengan YLAI, Huzer bekerja sebagai tim komunikasi di salah satu organisasi non- pemerintah dan kecintaanya pada dunia pendidikan membawanya menjadi fasilitator pendidikan selama beberapa tahun. Harapannya, budaya baca bisa menjadi bagian kehidupan keseharian masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak.


Ni Komang Dwi Eka Yuliati

Telah mengajar selama lebih dari 10 tahun di beberapa sekolah di Bali. Eka, panggilannya, akrab dengan dunia anak karena berpengalaman mengajar anak-anak usia kelas awal selama beberapa tahun. Dunia pengajaran sangat menarik baginya dan sekarang menekuni karirnya sebagai Pelatih Guru Senior di YLAI. Selain sebagai pelatih, ia juga telah menulis buku cerita anak “Jana Tak Mau Tidur”. Sebagai seorang pendidik dan penulis, dia ingin menginspirasi anak-anak Indonesia agar memiliki kegemaran membaca.


Wahyu Kuncara

Merupakan Pelatih Guru Senior di YLAI dan terlibat langsung dengan pelatihan dan pengembangan kegiatan literasi sekolah. Selama beberapa tahun dia bekerja di lembaga non-pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan. Ia ingin agar buku cerita anak dapat diakses hingga ke pelosok negeri.


Emilia Rosita Dewi

Bekerja di departemen Pelatihan sebagai asisten pelatih guru di YLAI yang bertugas untuk membantu dalam pelatihan-pelatihan dan berbagai proyek yang dilakukan oleh YLAI. Selama 3 tahun bekerja di YLAI, banyak sekolah dan anak yang ditemui yang membuatnya menyadari bahwa literasi sangat berperan penting dalam pendidikan anak-anak dewasa ini. Kedepannya Ia berharap dengan bekerja di YLAI dan mengadakan pelatihan-pelatihan, setiap daerah terutama daerah yang terpencil dapat menyadari bagaimana pentingnya literasi untuk anak-anak sehingga program literasi dapat merata diseluruh daerah.


Augusiane Farika Pandji

Sebagai Koordinator Pengembangan Buku di YLAI. Dia bertanggung-jawab terhadap pengembangan buku bacaan anak sebagai pendukung Program Membaca YLAI.  Fay, demikian nama panggilannya, sejak lulus dari jurusan Hubungan Internasional bekerja di beberapa organisasi non-pemerintah yang memiliki fokus di bidang pendidikan. Kini, dia berharap untuk dapat terus berkarya untuk mendukung perkembangan literasi anak, terutama di pelosok-pelosok Indonesia.

Grace Mailuhu

Sebagai Koordinator​ ​Pengembangan Buku di YLAI. Dia bertanggung-jawab terhadap pengembangan buku bacaan anak sebagai pendukung Program Membaca YLAI. Dia telah berpengalaman bekerja di berbagai bidang di perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia. ​​Keperduliannya pada kondisi pendidikan ​dan literasi ​anak Indonesia membawa Grace mengkaji lebih dalam ​tentang dunia buku anak, terutama buku cerita bergambar.


Ucok Desfi Putra

Sebagai Multimedia and Social Media Officer YLAI. Dia memulai karir dengan bekerja di beberapa perusahaan swasta pada bidang Seni, Video dan Audio Visual, Desain Grafis, serta Periklanan dan Promosi. Mempunyai arapan untuk terus berkarya agar dapat mempermudah dukungan perkembangan literasi bagi anak-anak bangsa.